Tampilkan postingan dengan label oldry. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label oldry. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 Maret 2011

Perdebatan Fungsi Usus Buntu

Health News
Perdebatan Fungsi Usus Buntu 


Klikdokter.com - Jika diantara kalangan ahli bedah berkembang humor bahwa apendiks tercipta di dunia ini hanya untuk tambahan penghasilan ahli bedah, maka candaan tersebut kini sudah mulai dianggap kadaluarsa. Pasalnya apendiks atau yang dikenal dengan usus buntu tidak hanya menimbulkan ‘manfaat’ nyeri di perut luar biasa, namun juga imunitas serta kesehatan pencernaan bagi tubuh seseorang.

Walau belum ada kesepakatan mengenai kesimpulan bersama mengenai fungsi dan kegunaan apendiks diantara kalangan ahli, berikut beberapa pendapat para ahli menyikapi perdebatan yang berkembang dewasa ini :

Charles Darwin
1.    Tidak Memiliki Fungsi Sama Sekali.

Teori inilah yang selama ini mengemuka di beberapa dekade terakhir, bahwasanya apendiks tak lain tidak memberikan manfaat apapun. Isu ini dilatarbelakangi oleh pendapat Charles Darwin yang menganalisa apendiks sebagai bentuk sisa dari proses evolusi.

Darwin yang meyakini manusia awalnya adalah kera, berasumsi apendiks dulunya berguna dalam mencerna dedaunan dan tumbuhan sebagaimana yang didapati pada primata. Seiring dengan proses evolusi, kebiasaan pola makan manusia mulai lebih sedikit mengonsumsi sayuran. Hal ini diduga membuat organ tersebut kian mengecil guna memberikan ruang untuk kompensasi perkembangan lambung.

2.    Memiliki Manfaat Kepada Imunitas Tubuh.
Loren G. Martin, seorang profesor fisiologi dari Oklahoma State University berpendapat bahwa memiliki dwifungsi pada manusia ketika manusia berupa janin di kandungan ibu serta ketika manusia berusia dewasa pula.

Pada usia janin 11 minggu, apendiks mengambil peran penting dalam proses mekanisme kontrol biologis. Dimana apendiks mengambil kendali dalam proses ketahanan atau mekanisme pengaturan lingkungan keimbangan yang dinamis secara konsisten. Dimana Martin dalam penelitiannya berhasil membuktikan bahwa ditemukan sel endokrin pada janin yang berusia 11 minggu.

Sementara pada tubuh manusia berusia dewasa, apendiks memiliki fungsi sebagai organ limfatik. Dalam penelitiannya pula Martin menemukan bahwa apendiks memiliki kandungan sel limfoid yang mengindikasikan kuatnya kemungkinan apendiks mengambil peran dalam mekanisme sistem imun manusia.

3.    Kesehatan Pencernaan

William Parker, Randy Bollinger, dan rekan-rekannya dari Duke University berpendapat bahwa fungsi apendiks adalah sebagai naungan yang aman untuk beberapa bakteri yang sifatnya baik dalam kesehatan pencernaan manusia.

Ketika manusia dihadapi oleh kondisi infeksi seperti halnya disentri amuba yang dapat menyebabkan kematian massal seluruh bakteri yang ada dalam organ pencernaan, usus buntu menjadi ‘safe house’ bagi ‘bakteri baik’ untuk bernaung sementara hingga menunggu pemulihan pasca situasi ‘perang’ atau diare.

Untuk mengetahui lebih jauh misteri latarbelakang kenapa Tuhan menciptakan apendiks, ada perlunya kita mengetahui dahulu latarbelakang gangguan usus buntu dapat terjadi dan solusi tindakannya.

Gejala Usus Buntu
Kondisi usus buntu bisa terjadi pada usia apapun. Rasa sakit dapat dimulai pada sisi kanan bawah perut, tetapi juga mungkin mulai sebagai ketidaknyamanan samar-samar di tengah perut dan kemudian pindah ke sisi kanan bawah. Meskipun tidak semua sakit di perut menunjukkan usus buntu, seseorang harus melaporkan setiap rasa sakit yang terus-menerus dan yang disertai dengan hilangnya nafsu makan, mual, muntah, dan demam ke dokter. Sampai dokter menentukan apa yang salah dan apa yang harus dilakukan, seseorang harus tidak mengambil obat pencahar atau enema.

Tidak ada tes khusus untuk usus buntu, tapi tes darah (misalnya jumlah sel darah putih) dan sinar-x dapat membantu dokter membuat diagnosis. Perut USG telah terbukti bermanfaat dalam membedakan penyebab sakit perut.

Mitos Biji Jambu dan Biji Cabai
Meskipun demikian, gangguan nyeri akibat kasus usus buntu dapat dihindari. Bukan dengan menghindari menelan biji jambu sebagaimana orangtua kita bilang dulu. Tapi dengan cukup meminum air putih dan makanan berserat.

Seorang rekan spesialis bedah yang sudah lebih dari sering melakukan apendectomi tidak pernah menemukan sebutir biji jambu maupun biji cabai. Hubungan frekuensi meminum air putih dengan usus buntu terletak pada akibat ikut menurunnya frekuensi BAB yang dikarenakan kurangnya frekuensi minum. Selain kurangnya cairan, kekurangan makanan berserat juga mengambil peran penting dalam kesehatan penceraan. Karena

Ketika kondisi BAB tidak lancar, hasil pencernaan yang sudah berupa kotoran menjadi lebih padat dan lebih lama di usus. Keadaan ini membuat tekanan pada usus meningkat. Hingga bakteri masuk ke dinding usus yang kemudia membuat kondisi infeksi. Akibat dari infeksi tersebut, kadar putih menjadi naik dan oleh karena itulah lecocyt selalu ditemukan naik ketika pemeriksaan darah.

Tindakan Ependectomy
Operasi usus buntu disebut ependectomy, merupakan sebuah prosedur dengan risiko yang relatif rendah. Biasanya, pasien tetap di rumah sakit selama kurang dari seminggu dan biasanya dapat mengandalkan kembali ke rutinitas normal dalam tiga minggu.

Banyak ahli bedah laparoskopi melakukan operasi usus buntu di mana lampiran dihapus melalui tiga sayatan kecil (kurang dari setengah inci panjangnya) dengan menggunakan instrumen khusus dan kamera khusus. Bahkan dengan laparoskopi, kebanyakan pasien bisa pulang dalam 24 jam operasi.

Namun, jika didapati apendiks sudah dalam keadaan pecah, pasien mungkin harus tinggal di rumah sakit untuk jangka waktu jauh lebih lama dan risiko komplikasi lebih besar. Seorang pasien yang sangat sakit mungkin memerlukan tindakan khusus, seperti tabung perut dan obat intravena. Jika komplikasi seperti pernah terjadi, mungkin dua atau tiga bulan sebelum pasien dapat melanjutkan aktivitas normal. Setelah apendiks tidak berguna diangkat, diharapkan tidak ada bahaya apendisitis berulang.

Lalu Apa Fungsinya?
Kemudian, apakah keadaan imunitas tubuh akan berubah setelah appendiks diangkat? Apakah akan membuat semua bakteri baik kita akan ikut musnah karena kehilangan area aman?

Pengangkatan apendiks tidak akan mempengaruhi imunitas tubuh, selain si apendiks, sel limfoid juga banyak terdapat pada kalenjar limfe lainnya yang terletak di seluruh tubuh. Karena porsi peran apendiks tidak begitu berpengaruh untuk membuat menurunnya kinerja imunitas tubuh manusia.

Sementara bakteri baik tidak akan ikut musnah semua ketika seseorang yang sudah tidak memiliki apendiks terkena kolera atau disentri. Karena kembali kepada orientasi porsi peran apendiks yang kecil untuk menjadi sebuah ‘safe house’ bagi bakteri baik. Karena bagaimanapun, sedemikian panjangnya sebuah usus, bakteri baik akan tetap dapat tersisa dan pulih dari keadaan di tempat-tempat dinding usus yang sedemikian luasnya.

Demikian diantara seluruh usul pendapat para ahli menanggapi isu apendiks, satu hal yang pasti, Tuhan menciptakan segala sesuatu pasti memiliki manfaat dan tujuan tertentu. Apa pun itu. Sekalipun hanya untuk memberikan manfaat tambahan rejeki untuk ahli bedah.[](DA) klikdokter.com

Menuju Sukses dengan Antusiasme

Sikap antusias akan membawa kita pada perasaan, pikiran, dan tindakan yang positif. Antusiasme adalah rahasia keberhasilan yang tersembunyi.

Kata anntusias (enthusiatic) berasal dari bahasa yunani "entheos" yang berarti " Tuhan di dalam", dan antusiasme (enthusiasm) yang berarti "diilhami oleh Tuhan". Sedangkan menurut kamus webters, antusiasme adalah perasaan senang luar biasa untuk menggapai sesuatu. Yang artinya, ketika seseorang memiliki antusiasme atau semangat dallam diri sendiri, maka ia akan merasa sangat senang dan bahagia untuk mencapai mimpi.

Percayalah, setiap sukses besar akan selalu disertai dengan antusiasme besar dalam proses pencapaiannya. Sebaliknya, kegagalan selalu di dampingi oleh kecilnya antusiasme, ataumungkin bahkan tidak adanya semangat antusiasmedalam mencapai suatu tujuan. Sikap antusias atau bersemangat adalah syarat umum bagi seseorang yang menginginkan kesuksesan dalam hidupnya.

Seseorang boleh saja mempunyai tujuan, keinginan, sasaran, atau rencana yang sudah terjadwal dengan baik untuk segera dilaksanakan. Tetapi jika dalam pelaksanaanya tersebut tidak diiringi dengan antusiasme di dalamnya, maka hal itu tidak ada manfaatnya. Selalu mempunyai semangat atau antusiasme di dalam setiap hal yang dilakukan, akan semakin mendekatkan diri seseorang pada sukses yang di impikannya.

Setiap orang, apapun pekerjaannya, dimanapun ia berad, dan bagaimanapun kondisinya, sudah seharusnya menyadari bahwa sikap antusiasdapat membawa dirinya pada kehidupan yang lebih baik. Karena, sikap antusias akan membawa kita pada perasaan, pikiran dan tindakan yang positif.Sikap antusias akan meningkatkan gairah positif dalam kehidupan siapapun. Meningkatkan kualitas hubungan dengan orang lain, membuat seseorang lebih terbuka terhadap ide-ide atau peluang baru, dan bahhkan meningkatkan kualitas kesehatannya.

Satu lagi rahasia yang banyak belum diketahui orang, antusiasme dapat "menular" layaknya virus! Jika melakukan segala seseuatu dengan antusias, orang-orang disekitar akan ikut merasakan semangat yang dimiliki seseorang. Hal ini dapat diamati dari lingkungan kerja. Pasti rekan-rekan kerja,bahkan pimpinanpun akan terpengaruh dengan sikap antusias atau semangat yang diperlihatkan seorang karyawan dalam melakukan segala tugas dan kewajiban, seberat apapu pekerjaan tersebut. Mereka pasti akan ikut terbawa arus semangat yang keluar dari diri rekan kerjanya tersebut dan terus berusaha berjuang melakukan yang terbaik dengan penuh antusiasme. Semangat!

Ketipak-ketipuk suara gendangan
Bangunkan tidur sikumbang ngengat
Ayo kawan bergandeng tangan
Satukan tekad tetap semangat
(Dr. Esther Nurima, MARS. dalam Better Health Edisi 1 Februari 2011)

Rabu, 23 Maret 2011

Pentingnya Soft Skill di Kampus

Soft Skill Membentuk Karakter Mahasiswa

Catatan kegiatan Intermediate Managerial Skills Toward Character Development “CHARDEV 2010” Part I Pendidikan Karakter Berbasis Insaniah Menuju Pengembangan Karakter Mahasiswa. Diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin di Hotel Clarion Makassar, Minggu (23/1).

MENJADI mahasiswa merupakan amanah. Namun, tak pelak mahasiswa harus memiliki kriteria khusus yang sepadan dengan fungsinya sebagai Agent Of Change, Social of Control, dan Moral Force. Apalagi di tengah derasnya arus globalisasi yang kian mengikis, soft skill menjadi poin penting yang harus dimiliki. BEM Fakultas Hukum bekerjasama dengan Unhas mencoba untuk menggali Keterampilan khusus yang dimiliki para generasi baru khususnya mahasiswa baru.
Keterampilan yang dimaksud pelatihan ini terdiri dari beberapa bagian seperti keterampilan lunak, keterampilan tambahan serta keterampilan teknis, yaitu yang berhubungan dengan kompetensi bidang ilmu. Keterampilan Lunak sangat erat kaitannya dengan karakter, sehingga keterampilan ini dapat dilihat dari perkembangan soft skill di perguruan tinggi.
Ir Nasaruddin Salam MT menjelaskan, contoh nyata mengenai soft skill yang ada di Unhas yaitu penerapan sistem Student Center Learning (SCL). Sistem ini dapat membangun nilai-nilai kebersamaan serta membangun suatu organisasi kecil. Hal ini dapat dilihat ketika pertama kali persentasi dari mahasiswa yang awalnya nampak ragu namun pada akhirnya akan melahirkan karakter-karakter pemberani.
Tak hanya itu saja, teknologi juga mengambil peran urgent dalam pengembangan soft skill mahasiswa. Ketika seorang mahasiswa belum mendapatkan pelajaran soft skill dikampus, tetapi filosofi dasar mengenai soft skill sudah didapatkan melalui teknologi. Hal ini menyebabkan tingkat adaptasi seseorang sangat ditentukan oleh atribut sosial. Itulah pentingnya karakter.
Kompetensi lulusan menjadi salah satu aspek pembuktian pengembangan soft skill di Perguruan tinggi dan setelahnya adalah tentang program kemahasiswaan. Hal inilah yang menjadi pekerjaan rumah yang juga dilakukan oleh senat bersama Pembantu Dekan III untuk membuat rancangan kegiatan kemahasiswaan sejak mahasiswa baru hingga berujung pada kelulusan.
Mengenai soft skill, dapat dilihat pada keterampilan yang dimiliki seseorang dalam berhubungan dengan orang lain dengan menggunakan bahasa Inggris. Ini disebut interpersonal skill dan keterampilan yang berkaitan dengan dirinya sendiri disebut intra personal skill, yang mampu mengembangkan kinerjanya secara maksimal. Namun, terkadang banyak yang melupakan intra personal skill seperti bagaimana itu manajemen stres, berfikir kreatif, berfikir positif, serta manajemen waktu.
Sejauh ini dalam upaya pengembangan soft skill, pada kurikulum dimana saja di perguruan tinggi presentase dari soft skill hanya berkisar sepuluh persen. Sisanya adalah hard skill yakni ada 90 persen ini berdasarkan sistem pendidikan di Indonesia. Hal ini bertolak belakang dengan yang seharusnya terjadi bahwa berdasarkan data yang ada soft skill yang harus dimiliki seseorang sangat berpengaruh sebanyak 80 persen, dan kemampuan teknis atau hard skill hanya 20 persen. Ini berarti kontribusi soft skill yang dibutuhkan pada dunia kerja cukup tinggi.
Berdasarkan pembahasan mengenai soft skill, ada nilai-nilai yang perlu dikembangkan sehingga sebuah karakter dapat berkembang. Dimulai dari nilai religius berikutnya nilai kecerdasan, moderat dan mandiri. Wadah dari pengembangan ini adalah keluarga kampus dan masyarakat. Dan Lembaga baik lembaga formal maupun non formal. Dalam perguruan tinggi, peran dosen akan sangat berperan bagaimana mengembangkan karakter.
Pada akhirnya kapasitas seseorang itu dapat ditentukan oleh akumulasi 2 fungsi yaitu kompetensi bidang ilmu (hard skill) dan karakter (soft skill). Karakter mahasiswa adalah bagian dari soft skill. Sehingga pengembangan karakter harus dimulai dari pelatihan soft skill. Suatu pendidikan karakter, itu adalah bagian dari pendidikan soft skill. Dengan adanya karakter yang kuat maka kelebihan dan kekuatan seseorang, apabila tidak disertai dengan karakter yang baik, kelebihan dan kekuatan itu akan muncul sebagai kelemahan. Sebaliknya orang yang memiliki potensi sederhana tetapi karakternya luar biasa, maka dapat dipastikan dia memiliki potensi yang besar. Inilah yang menjadi arti pentingnya karakter.http://www.identitasonline.net/

Minggu, 20 Maret 2011

TIPS MEMILIH NAMA-NAMA BAYI



TIPS MEMILIH NAMA-NAMA BAYI
KKK
1.      Pilih nama yang baik
Mungkin anda ungkapan yang menyatakan “Apakah arti sebuah nama”. Namun, hendaknya setiap orang tua menyadari bahwa nama anak atau nama bayi sangatlah penting bagi anak atau bayi itu. Nama anak atau nama bayi adalah identitas. Anak atau bayi anda akan dipanggil dengan nama tersebut oleh semua orang. Apalah terjadi jika nama yang anda berikan kepada anak atau bayi tidak bagus.

2.      Pilihlah nama yang mudah di eja
Nama anak atau nama bayi anda akan sering disebut / dipanggil. Nama anak atau nama bayi anda juga akan sering ditulis untuk berbagai keperluan. Karena itulah, permudah orang untuk memenggil nama anak atau nama bayi anda dengan cara memilih nama yang mudah dieja.

3.      Pilih nama yang memiliki arti yang baik
Dalam agama, nama berarti doa. Artinya nama anak atau nama bayi adalah doa baginya. Karena itu, pilihlah nama anak atau nama bayi anda dengan baik. 

N jangan terlalu panjang

Walaupun nama sangat penting bagi anak atau bayi Anda, namun janganlah memberi nama terlalu panjang. Cukup 2 hingga 3 kata saja.

N jangan lemilih nama yang anda tidak ketahui artinya
Hindari memilih nama anak atau nama bayi yang anda sendiri tidak mengetahui artinya. Jika nama tersebut ternyata memiliki arti baik sih, tidak mengapa. Namun, jika ternyata nama yang Anda pilih memiliki arti yang buruk, bagimana ?